13/04/10

I Love Nadri

Sebelumnya saya ucapkan terimakasih telah berkenan memuat tulisan saya pada blogspot Formuna.
Forum Komunikasi Nadri secara garis besar adalah sebuah forum komunikasi bagi warga Nadri yang berada di luar Nadri dengan sebagian besar anggota Formuna saat ini adalah pemuda Nadri yang merantau di Jakarta, Cikampek dan sekitarnya. Saya sebagai salah satu dari anggota Formuna secara pribadi ingin Formuna masuk dan diterima dalam struktur Organisasi Karang Taruna Jaddal Nadri. Saya sebagai anggota Formuna secara pribadi sempat sharing mengenai hal ini dengan teman-teman Formuna maupun dengan teman teman dari KT Jaddal dalam forum yang tidak resmi dan mendapat sambutan baik, baik dari teman-teman Formuna maupun teman-teman dari Jaddal. Dan alangkah baiknya kalau hal ini dibawa ke dalam forum resmi. Dalam hal ini dapat dimulai dari Pihak Formuna untuk membuat surat permohonan ke Pengurus KT Jaddal, tidak hanya melalui lisan.
Hal ini mengacu pada posisi Jaddal Nada dan Al-Barzanji yang berada dalam naungan KT Jaddal. Jaddal Nada di bawah Koordinasi Sie Kesenian KT Jaddal dan Al-Barzanji di bawah koordinasi Sie Rohani KT Jaddal. Hal ini memungkinkan Formuna masuk setingkat dengan Jaddal Nada dan Al Barzanji, yaitu berada di bawah koordinasi Sie Luar negerinya KT Jaddal. Dan ketiganya akan setingkat dan berada di bawah naungan KT JAddal. Dengan demikian akan terjalin silaturahmi yang kuat antar sesama warga Nadri baik di luar maupun di dalam Nadri.
"Sayang kepada seorang anak belum tentu sayang kepada induknya, tetapi kalau sayang Induknya maka akan sayang pula kepada anaknya"
kalimat di atas sering terapkan pada Organisasi-organisasi yang terdiri dari anak dan induk organisasi. Contoh dari maksud kalimat di atas misalnya: Saya sebagai anggota Formuna(anak) yang berada di bawah naungan KT Jaddal(induk). Jika saya peduli kepada Formuna, belum tentu saya peduli kepada KT Jaddal dan anak Organisasi selain Formuna. Namun, jika saya peduli kepada KT Jaddal, maka peduli pula saya kepada KT Jaddal dan anak organisasi lainnya.
Demikian Pandangan saya tentang Nadri khususnya tentang KT JAddal, Al Barzanji, dan Jaddal Nada.
terimakasih
Penulis
Anggota Formuna
Fans Jaddal Nada
pendukung Al Barzanji

09/04/10

Dasar Dasar Formuna



PEMBUKAAN

Pada hari minggu tanggal 30 Desember 2007 di Jakarta telah didirikan Forum Komunikasi Nadri. Unsur yang mendorong inisiatif untuk mewujudkan Forum Komunikasi Nadri Ialah keinginan rasa kesatuan para perantau Nadri ke dalam suatu gabungan agar silaturahmi dan komunikasi dapat terpelihara dalam sanubari setiap anggotanya. Dengan dasar itu maka lahirlah “Forum Komunikasi Nadri“.


NAMA

Organisasi ini bernama Forum Komunikasi Nadri atau disebut FORMUNA.

WAKTU

Forum Komunikasi Nadri didirikan pada tanggal 30 Desember 2007 di Jakarta untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

TUJUAN

Forum Komunikasi Nadri dibentuk dengan tujuan untuk memelihara dan mempererat tali silaturahmi dan komunikasi antar anggota serta membantu meningkatkan kesejahteraan anggota.

KEGIATAN


Kegiatan-kegiatan Forum Komunikasi Nadri antara lain :

1. Pertemuan rutin
· Pertemuan Rutin diadakan setiap dua atau tiga bulan sekali.
· Pertemuan rutin wajib dihadiri oleh Anggota Aktif Formuna kecuali ada keperluan penting lainnya yang bisa dimaklumi.
· Tempat dan tanggal pertemuan berikutnya ditentukan pada pertemuan terakhir.

2. Tabungan
Bertujuan untuk kepentingan seluruh anggota di masa yang akan datang.
Tabungan bersifat wajib bagi anggota Aktif Formuna tetapi tidak diwajibkan untuk melakukan setoran pada tiap pertemuan dan besarnya setoran tabungan disamakan sesuai dengan keputusan bersama dan dapat berubah dalam jangka waktu yang tidak ditentukan.
Hanya dalam keadaan tertentu, setiap anggota berhak melakukan penarikan tabungan .
Setiap anggota Aktif Formuna hanya dapat menutup tabungan pada saat berhenti menjadi anggota dengan memperoleh haknya. Yaitu saldo tabungan selama menjadi anggota setelah dikurangi tanggungan-tanggungan selama menjadi anggota apabila ada.

3. Pinjaman

Pinjaman dapat dilakukan apabila saldo masing-masing anggota telah melebihi batasan tertentu yang memungkinkan dilakukannya pinjaman.
Setiap anggota Aktif Formuna mempunyai hak untuk mengajukan pinjaman.
Besarnya pinjaman maksimal adalah 80% (delapan puluh persen) dari saldo tabungan anggota yang mengajukan pinjaman.

4. Iuran Kas

· Adalah iuran yang harus dibayarkan setiap pertemuan rutin.
· Besarnya Iuran Kas dapat berubah dan jangka waktu tidak ditentukan.


KEANGGOTAAN


1. Penerimaan anggota

Keanggotaan dalam Formuna dibagi menjadi dua yaitu Anggota Aktif dan Anggota Pasif.
Yang dapat diterima sebagai anggota Forum Komunikasi Nadri adalah warga atau eks warga Nadri dan sekitarnya atau yang berhubungan dengan hal itu yang berminat berdasarkan keluhuran jiwa dan mengerti serta menyetujui Dasar-dasar Formuna dan disetujui oleh sekurang-kurangnya ½ dari seluruh anggota yang sudah ada.

2. Hak dan Kewajiban

2.1 Anggota Aktif Formuna
· Setiap anggota Aktif formuna berhak menyampaikan pendapat dalam musyawarah atau pertemuan rutin
· Setiap anggota Aktif formuna berhak memilih dan dipilih menjadi pengurus Aktif Formuna
· Setiap anggota Aktif formuna wajib menjunjung nilai – nilai kekeluargaan dan kesetiakawanan
· Setiap anggota Aktif formuna wajib menjaga dan mempertahankan kehormatan Formuna dan mengambil peranan aktif sesuai kemampuannya.

2.2 Anggota Pasif Formuna
· Setiap Anggota Pasif Formuna berhak memberikan pendapat serta masukan yang akan dibahas dalam musyawarah atau pertemuan Rutin Formuna oleh Anggota Aktif Formuna
· Setiap Anggota Pasif Formuna berhak dipilih menjadi penasihat Formuna
· Setiap Anggota Pasif Formuna berhak menerima dan mengetahui hasil setiap musyawarah atau pertemuan Rutin


KEPENGURUSAN

o Masa kepengurusan adalah dua tahun.
o Diutamakan untuk memilih pengurus baru pada setiap masa periode kepengurusan.
o Susunan pengurus terdiri dari:
Satu atau dua Orang Penasihat
Ketua I dan Ketua II
Bendahara I dan Bendahara II
Sekretaris I dan Sekretaris II
Humas
Lain – lain apa bila diperlukan


PERUBAHAN DASAR-DASAR FORMUNA

Perubahan Dasar-dasar FORMUNA hanya dapat dilakukan oleh musyawarah dan disetujui oleh ⅔ dari seluruh anggota.


PEMBUBARAN ORGANISASI

Forum Komunikasi Nadri hanya dapat dibubarkan oleh musyawarah yang diadakan khusus untuk hal itu dan diusulkan serta dihadiri oleh sekurang-kurangnya ⅔ dari jumlah anggota.

Pada saat Forum Komunikasi Nadri dibubarkan maka pada saat itu juga tabungan di tutup dan Kas digunakan sesuai keputusan bersama.

26/11/09

Keluarga Besar Formuna Mengucapkan:
Selamat Hari Raya Idul Adha 1430 H

10/11/09

29 November 2009

Formuners,
Telah lama kita semua tidak berkumpul dalam Forum Komunikasi Nadri
sejak Lebaran 2009 karena setiap sudah menentukan jadwal selalu lebih dari sepertiga dari anggota tidak bisa hadir karena tidak libur.
Mudah - mudahan pada akhir bulan November '09 kita bisa bertemu dengan satu hari yang merupakan hari libur bagi sebagian besar dari kita...
Maka dari itu, kami usulkan tanggal 29 November 2009 kita bisa berkumpul di Jakarta. Apa bila ada usulan waktu lain harap segera di info dengan klik di sini.
ttd
anggota juga

15/10/09

Hati-hati meng-Up Date Facebook




Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari.


Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa.


Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasei yang ditunggu-tunggu ...’siapa calon bapak si jabang bayi?’


Ada khabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang celebrities yang belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya.


Wuiih......mungkin kita bisa berkata "ya wajarlah artis, kehidupannya ya seperti itu, penuh sensasi".Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik.



Ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti itu, sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya apapun diketahui orang, dikomentarin orang bahkan mohon maaf ....’dilecehkan’ orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah kesenangan. Fenomena itu bernama facebook, setiap saat para facebooker meng update statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya. Lupa atau sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi kebanggaan di statusnya. Lihat saja beberapa status facebook :



Seorang wanita menuliskan “Hujan-hujan malam-malam sendirian, enaknya ngapain ya.....?”------kemudian puluhan komen bermunculan dari lelaki dan perempuan, bahkan seorang lelaki temannya menuliskan “mau ditemanin? Dijamin puas deh...”
Seorang wanita lainnya menuliskan “ Bangun tidur, badan sakit semua, biasa....habis malam jumat ya begini...:” kemudian komen2 nakal bermunculan...
Ada yang menulis “ bete nih di rumah terus, mana misua jauh lagi....”, ----kemudian komen2 pelecehan bermunculan.



Ada pula yang komen di wall temannya “ eeeh ini si anu ya ...., yang dulu dekat dengan si itu khan? Aduuh dicariin tuh sama si itu....” ----lupa klu si anu sudah punya suami dan anak-anak yang manis.



Yang laki-laki tidak kalah hebat menulis statusnya “habis minum jamu nih...., ada yang mau menerima tantangan ?’----langsung berpuluh2 komen datang.



Ada yang hanya menuliskan, “lagi bokek, kagak punya duit...”
Ada juga yang nulis “ mau tidur nih, panas banget...bakal tidur pake dalaman lagi nih” .
Dan ribuan status-status yang numpang beken dan pengin ada komen-komen dari lainnya.Dan itu sadar atau tidak sadar dinikmati oleh indera kita, mata kita, telinga kita, bahkan pikiran kita. Ada yang lebih kejam dari sekedar status facebook, dan herannya seakan hilang rasa empati dan sensitifitas dari tiap diri terhadap hal-hal yang semestinya di tutup dan tidak perlu di tampilkan.



Seorang wanita dengan nada guyon mengomentarin foto yang baru sj di upload di albumnya, foto-foto saat SMA dulu setelah berolah raga memakai kaos dan celana pendek.....padahal sebagian besar yg didalam foto tersebut sudah berjilbab
Ada seorang karyawati mengupload foto temannya yang sekarang sudah berubah dari kehidupan jahiliyah menjadi kehidupan islami, foto saat dulu jahiliyah bersama teman2 prianya bergandengan dengan ceria....



Ada pula seorang pria meng upload foto seorang wanita mantan kekasihnya dulu yang sedang dalam kondisi sangat seronok padahal kini sang wanita telah berkeluarga dan hidup dengan tenang.

Rasanya hilang apa yang diajarkan seseorang yang sangat dicintai Allah...., yaitu Muhammad SAW, Rasulullah kepada umatnya. Seseorang yang sangat menjaga kemuliaan dirinya dan keluarganya.


Ingatkah ketika Rasulullah bertanya pada Aisyah r.ha
“ Wahai Aisyah apa yang dapat saya makan pagi ini?” maka Istri tercinta, sang humairah, sang pipi merah Aisyah menjawab “ Rasul, kekasih hatiku, sesungguhnya tidak ada yang dapat kita makan pagi ini”. Rasul dengan senyum teduhnya berkata “baiklah Aisyah, aku berpuasa hari ini”. Tidak perlu orang tahu bahwa tidak ada makanan di rumah rasulullah....


Ingatlah Abdurahman bin Auf r.a mengikuti Rasulullah berhijrah dari mekah ke madinah, ketika saudaranya menawarkannya sebagian hartanya, dan sebagian rumahnya, maka abdurahman bin auf mengatakan, tunjukan saja saya pasar. Kekurangannya tidak membuat beliau kehilangan kemuliaan hidupnya. Bahwasanya kehormatan menjadi salah satu indikator keimanan seseorang, sebagaimana Rasulullah, bersabda, “Malu itu sebahagian dari iman”. (Bukhari dan Muslim).


Dan fenomena di atas menjadi Tanda Besar buat kita umat Islam, hegemoni ‘kesenangan semu’ dan dibungkus dengan ‘persahabatan fatamorgana’ ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang melindas semua tata krama tentang Malu, tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga.Dan Rasulullah SAW menegaskan dengan sindiran keras kepada kita:



“Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau.” (Bukhari).




Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak bermartabat yang semestinya dibuang saja atau disimpan rapat.Bagi mereka para wanita yang menemukan jati dirinya, dibukakan cahayanya oleh Allah sehingga saat di masa lalu jauh dari Allah kemudian ter inqilabiyah – tershibghoh, tercelup dan terwarnai cahaya ilahiyah, hatinya teriris melihat masa lalunya dibuka dengan penuh senyuman, oleh orang yang mengaku sebagai teman, sebagai sahabat.Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu, mudah-mudahan Allah menjaga aib-aib kita.Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita, simpan rapat aib-aib diri, jangan bebaskan ‘kesenangan’, ‘gurauan’ membuat Iffah kita luntur tak berbekas.




catatan***"Iffah (bisa berarti martabat/kehormatan) adalah bahasa yang lebih akrab untuk menyatakan upaya penjagaan diri ini. Iffah sendiri memiliki makna usaha memelihara dan menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak halal, makruh dan tercela.






Judul Asli : Ketika Iffah mulai luntur (dibalik fenomena facebook)


"Sumber : FTJAI




15/09/09

Syawalan Nadri

KEGIATAN HALAL BIHALAL KE - 15
REMAJA MASJID DAN KARANG TARUNA SUB-JADDAL NADRI KRENDETAN
SILATURAHIM PEREKAT HATI GENERASI ISLAMI

PANITIA KEGIATAN HALAH BIHALAL KE - 15 JADDAL
Sekretariat : Komplek Masjid Jami’ Nurul Hikmah Nadri Krendetan Bagelen Purworejo 54174 Telp. 085228751799
2009 M / 1430 H

LEMBAR PENGESAHAN
Pada hari ini …………… tanggal …………………………………….bulan …………………….. tahun Dua ribu sembilan bertempat di Dusun Nadri Proposal Kegiatan Silaturahim Halal Bihalal Ke-15, elemen masyarakat telah direspon dan disetujui oleh kami yang bertanda tangan di bawah ini untuk dilaksanakan panitia sebagaimana yang tercantum dalam proposal ini.

Ketua Karang Taruna “Jaddal” Nadri,
Krendetan, September 2009
Mu'awin

Ketua Panitia
Munasir

Plt. Ketua RW. II
Nadri, Krendetan,
T u g i r a n




Nomor : 02/IX/syawalan/M.2009
Kepada : Yth. Rekan – rekan Perantau
Lamp. : 1 bendel
Perihal : Permohonan Bantuan

Puji syukur kehadirat Allah SWT, senantiasa kami panjatkan, semoga kami semua mendapatkan limpahan rahmat, taufiq, hidayah serta inayah-Nya, sehingga kami masih diberi kesempatan dapat berjumpa dengan bulan syawal yang berbahagia. Shalawat dan salam senatiasa tercurahkan pada Junjungan kami, Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Satu bulan lamanya kami menjalani kewajiban kami sebagai umat islam, yaitu ibadah puasa ramadhan. Tibalah kami saatnya berjumpa dengan bulan kemenangan bagi umat islam, yang tentunya senantiasa taat menjalankan kewajiban-Nya. Pada kesempatan ini, perkenankan kami mengajukan permohonan bantuan kepada rekan – rekan perantau pada khususnya dan masyarakat dusun Nadri pada umumnya, untuk berpartisipasi dalam rangka penyelenggaraan kegiatan tahunan yang rutin kami laksnakan yaitu Silaturahim Halal Bihalal yang pada saat ini sampai yang ke-15, adapun pelaksanaannya sebagaimana terlampir pada proposal ini. Demikian permohonan kami, atas perhatian dan partisipasinya kullu ikhwan wal akhwat, sebelum dan sesudahnya kami sampaikan terima kasih. Teriring do’a Jazakumullah akhsanal jaza’.

Krendetan, 15 September 2009
Panitia Halal Bihalal Ke-15
Remaja Masjid Jami’ Nurul Hikmah
dan Karang Taruna Sub-Jaddal Nadri

Ketua
Muh Nasir

Sekretaris
Mu’awin

Mengetahui,Ketua Ta’mir
Suwari

Tembusan :
Rekan – rekan remaja dan masyarakat Nadri
Arsip.


BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Satu bulan lamanya kami menjalani kewajiban sebagai umat islam, yaitu puasa Ramadhan. Telah banyak amalan yang kami lakukan, yang senantiasa kami mengaharapkan ridhla dan ampunan dari Allah SWT, semoga semua itu dapat terkabul atas ketaatan dan keikhlasan kami dalam menjalankan perintahn-Nya dan tibalah saatnya berjumpa dengan bulan bahagia yang mengharuskan kami kembali ke fitrah, yaitu bulan kemenangan bagi umat islam, yang tentunya kami semua senantiasa taat menjalankan kewajiban-Nya.

B. TUJUAN DAN SASARAN
Tidak terasa acara rutin ini, yaitu silaturahim Halal Bihalal sudah kami laksanakan sampai saat ini sudah yang Ke-15. Sehingga dalam kesempatan ini, panitia mempunyai maksud dan tujuan yaitu untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan sesama kami, dengan saling memaafkan sebagai Hak Adam. Dan bukan berarti acara ini untuk mengurangi kami semua saling silaturahim dari rumah ke rumah. Kami berharap dengan adanya acara ini kita semakin mempunyai rasa ingin saling berkunjung Silaturahim menjalin ukhuwah islamiyah. Semoga Allah SWT senantiasa melimpah rahmat, taufiq, hidayah serta inayah-Nya kepada kami semua, melalui acara yang kami selenggarakan. Amin ya Robbal ‘alamin
BAB II
RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN KEGIATAN
HALAL BIHALAL KE-15 REMAJA MASJID JAMI’ NURUL HIKMAH
KARANG TARUNA JADDAL NADRI
KRENDETAN, KEC. BAGELEN

A. RENCANA ANGGARAN BIAYA
1. Bisaroh Kyai Rp. 200 000
2. Tenda Rp. 150 000
3. Sound System full Rp. 600 000
4. Dekorasi Rp. 100 000
5. Konsumsi Kyai Rp. 200 000
6. Gula dan Teh Rp. 100 000
7. Lain – lain Rp. 120 000
8. kayu bakar Rp. 30 000
Jumlah Rp. 1.500.000,00

B. SUMBER DANA
1. Dari kas Syawalan Rp. 500.000,00
2. Dari masyarakat (anggota karang Taruna dan PengajianAl Barjani) diperkirakan Rp. 200.000,00
3. Dari Saudara – saudara perantau (diharapkan) Rp. 800.000,00
Jumlah .. Rp. 1.500.000

Panitia Halal Bihalal Ke-15 Remaja Masjid Jami’ Nurul Hikmah
dan Karang Taruna Sub-Jaddal Nadri

Ketua
Muh Nasir

Sekretaris
Mu’awin

Mengetahui,Ketua Ta’mir
Suwari


JADWAL PENYELENGGARAAN

Hari/tanggal : Selasa,22 September 2009
Waktu : Pk. 19.30 WIB s.d. selesai
Tempat : Komplek Masjid Jami’ Nurul Hikmah Nadri, desa Krendetan.
Mubaligh : Bapak Kyai H. MU’ALIMIN dari Kec. Butuh kab. Purworejo(Alumni hadromaut yaman Timur Tengah)
dimeriahkan oleh : jaddal nada


SUSUNAN ACARA
1 PEMBUKAAN Oleh Sdr Solikhun
2 PEMBACAAN AYAT – AYAT AL QUR’AN Oleh Sdr. MUH SHODIQ
3 PRAKATA PANITIA Bpk. MUH NASIR
4 PEMBACAAN TAHLIL Simbah KYAI ABDUL KHOLIQ
5 IQRAR HALAL BIHALAL Bpk. TUGIRAN Sdr. MU’AWIN dan wakil dari Perantau
6 SAMBUTAN
Bpk. KADES KRENDETAN
Bpk. KETUA TA’MIR
7 jaddal nada show
8 MAU’IDHOH HASANAH Bpk. KH. MU’ALIMIN
9 DOA / PENUTUP Bpk. KH. MU’ALIMIN

SUSUNAN KEPANITIAAN
PELINDUNG: SIMBAH KYAI ABDUL KHOLIQ
PENASEHAT: Bpk. KH. MOCH ZAMROJI HARTONO,Bpk. SUWARI
PENANGGUNG JAWAB: Bpk. USTADZ KHOIRUL ANWAR
KETUA: Bpk. MUH NASIR
WAKIL KETUA: Bpk. MUDATSIR
SEKRETARIS: Sdr. MU’AWIN
BENDAHARA I: Sdr. KUSNAINI
BENDAHARA II: Sdr. FAIZIN
PERLENGKAPAN: Sdr. MUH SHODIQ, Sdr. IMAM FANANI, Sdr. TRIONO DEKORASI Bpk. MUHSINUN
HUMAS: Bpk. SLAMET RIYANTO Kemel , Bpk. DEDY
KONSUMSI:Bpk. NGADENAN, Sdr. SHOLIKHUN, Ibu. SYAMSIYAH, Ibu. KHOIROH


BAB III
P E N U T U P

Demikian Proposal singkat ini, atas kerjasama dan partisipasi dari rekan – rekan perantau dan masyarakat dusun Nadri, kami sampaikan terima kasih. Semoga semua amal yang telah diberikan mendapatkan pahala yang lebih dari Allah SWT, amin.

Panitia Halal Bihalal Ke-15 Remaja Masjid Jami’ Nurul Hikmah
dan Karang Taruna Sub-Jaddal Nadri

Ketua
Muh Nasir

Sekretaris
Mu’awin

Mengetahui,
Ketua Ta’mir Masjid
Suwari

20/08/09

Logo Formuna






05/08/09

Undangan


Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Temen2 Formuna, jangan lupa tgl 16 Agustus 2009 ada Pertemuan Formuna terakhir sebelum Bulan Puasa.
Bertempat di Cibinong di rumah kakaku ( Bp Rojab )
Di pertemuan kali ini akan banyak hal-hal yang akan kita bicarakan. Salah satunya menyambut Hari Raya Idul Fitri dan Beberapa pertemuan berikutnya......
Sampai jumpa di Cibinong......
Salam Formuna!

16/07/09

Peringatan HUT RI Ke-64

Rekan - rekan Formuna yang terhormat,
Pagi ini saya mendapat kiriman yang ditujukan kepada Formuna berupa proposal dari KT JaDDaL Nadri berkenaan dengan Kegiatan Peringatan HUT RI Ke-64.
Dalam proposal tsb, Panitia Kegiatan Peringatan HUT RI Ke-64 mengajak rekan-rekan Formuna untuk ikut berperan dalam kegiatan tersebut dengan memberikan bantuan dana dengan jumlah yang tidak ditentukan (seikhlasnya) yang akan dikoordinasi oleh Formuna.
Dana yang diperoleh akan digunakan untuk pelaksanaan kegiatan yang akan diadakan KT JaDDaL Nadri dan untuk mengikuti serangkaian kegiatan, perlombaan yang diadakan di tingkat Desa.
Merupakan kehormatan bagi Kita yang turut dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan yang ada di KT JaDaL Nadri. Dan Pada prinsipnya Formuna sangat mendukung kegiatan tersebut.
Bagi Rekan-rekan Formuna yang akan turut berpartisipasi dapat menghubungi Pengurus Harian Formuna di Jakarta.
Merdeka....!!!

11/06/09

Anak Kecil Yang Kurang Ajar

Nasrudin biasa duduk-duduk di teras sebuah warung kopi. Suatu hari, seorang anak kecil laki-laki berlari di hadapannya sambil memukul kepala Nasrudin sehingga sorbannya melayang. Tapi Nasrudin tidak bereaksi apa-apa. Hal yang sama terjadi terus selama beberapa hari. Yang selalu dilakukan Nasrudin adalah mengambil sorbannya yang terjatuh dan mengenakannya kembali. Seseorang bertanya kepada Nasrudin mengapa ia tidak menangkap dan menghukum anak kecil itu, atau meminta orang lain untuk melakukanya. "Itu bukan cara yang tepat," kata Nasrudin. Suatu hari Nasrudin, terlambat datang ke warung kopi. Ketika sampai di sana, dilihatnya seorang serdadu dengan wajah yang seram sedang duduk di tempat yang biasanya ia duduki. Tiba-tiba anak kecil laki-laki itu muncul. Seperti biasanya, ia menonjok sorban orang yang duduk di tempat itu. Tanpa berkata apa-apa, sang serdadu menghunus pedangnya dan kemudian memenggal leher anak itu."Ah, dia kan hanya anak kecil...!" gumam Nasrudin dengan penuh sesal.